Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta

Desa Wisata Kampung Tajur Purwakarta

Pusat rental ELF Jakarta, Puma Wisata adalah solusi yang tepat bagi anda yang membutuhkan akomodasi menuju Kampung Tajur di Purwakarta, Jawa Barat. Tersedia dengan kapasitas 12 sampai 19 orang dapat menampung anda beserta keluarga atau rekan rekan.

Apa yang terlintas dipikiran anda jika mendengar daerah Purwakarta? Pasti jawabannya adalah Sate Maranggi, kuliner lezat khas Purwakarta ini memang sangat terkenal di Indonesia maupun Mancanegara. Tidak sedikit para wisatawan yang berkunjung langsung ke Purwakarta untuk mencicipi langsung Sate Maranggi. Lalu bagaimana dengan tempat wisata disana? Purwakarta memiliki alam yang cantik, suasananya masih sangat asri pedesaan, dan udaranya pun juga sejuk.

Purwakarta memiliki banyak potensi wisata alam yang dapat dijadikan tempat berlibur bagi wisatawan. Tidak hanya itu Purwakarta juga masih lekat dengan budaya khas Sunda dan tentu saja sangat menarik untuk dikunjungi. Bagi anda yang tinggal di Ibukota DKI Jakarta yang ingin menikmati suasana yang asri dengan pemandangan yang cantik beserta udara yang sejuk namun tidak ingin pergi ketempat memerlukan waktu lama, Purwakarta sangat cocok untuk dikunjungi pada akhir pekan bersama keluarga maupun rekan rekan.

Desa Tajur

Berlokasi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Bojong, sekitar 35 km dari Kota Purwakarta, Jawa Barat. Kawasan ini berada di ketinggian 650 m dari permukaan laut. Letaknya dekat dengan lereng Gunung Burangrang, membuat temperatur udara disini berkisar antara 17 – 20 Derajat Celcius. Wilayah ini dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun, bukit, hamparan sawah hijau, pemandangan alam dari Gunung Burangrang serta pemandangan dari area perkebunan yang dimiliki oleh warga warga disana. Akses menuju ke Desa Wisata, melewati jalan Kabupaten, jalan bebatuan, jalanan tanah.

Kampung Tajur merupakan daerah yang dikembangkan oleh Pemerintah dan warga nya menjadi tempat wisata. Konsep dari tempat wisata ini adalah wisata mengenai wawasan alam dan kebudayaan dari Purwakarta atau Jawa Barat. Peran dari warga setempat sangat berpengaruh disini, sehingga masyarakat ikut dilibatkan dalam pengelolaan wisata di Kampung Tajur ini. Objek utama dari wisata ini adalah alam, lingkungan dan budaya. Tempat wisata ini mungkin belum familiar seperti kawasan wisata Puncak Bogor atau belum banyak diketahui oleh wisatawan yang berkunjung ke daerah Jawa Barat. Bagi anda yang membutuhkan ketenangan dari hiruk pikuk perkotaan, suasana pedesaan yang asri dan udaranya bebas dari polusi, tempat ini sangatlah cocok, dengan konsep wisata yang ditawarkan oleh Kampung Tajur.

Suguhan Wisata Kampung Tajur

Berikut hal yang disuguhkan jika kita berkunjung ke Kampung Tajur :

Alam

Menyuguhkan suasana alam yang asri, dikelilingi pepohonan yang rimbun, bukit, hamparan sawah yang hijau, area perkebunan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis sayuran dan buah milik warga, ditambah uada yang sejuk, serta terdengar gemricik air dari gunung yang mengalir ke rumah rumah warga. Berada dekat dengan lereng Gunung Burangrang membuat suasana di Pegunungan semakin terasa, semakin menambah pesona dari Kampung Tajur. Potensi sumber daya alam yang melimpah seperti tanah yang subur, sumber air yang mengalir sangat banyak menjadikan mayoritas masyarakat Kampung Tajur berprofesi sebagai petani. Aktivitas seperti bertani dan bercocok tanam sangat mendominasi dan menjadi peemandangan sehari hari jika kita berkunjung ke Kampung Tajur. Masyarakat disini juga masih menerapkan cara cara tradisional dalam menggarap sawah, atau saat bertani.

Budaya

Budaya Sunda yang masih sangat kental dan melekat pada masyakat Kampung Tajur bisa dilihat pada rumah rumah warganya. Banyak yang masih menggunakan rumah adat ini untuk dihuni oleh warganya. Rumah adat ini dikenal dengan sebutan rumah adat Julang Ngapak. Bentuk rumah adat ini adalah rumah panggung, konstruksi dari rumah panggung ini terdiri dari bahan bahan alam untuk bahan utamanya seperti kayu sebagai tiang tiang rumah, dan ayaman bambu sebagai dinding rumah. Para pengunjung yang datang berlibur sekaligus menginap di Kampung Tajur, mereka akan ditempatkan di rumah adat Julang Ngapak. Para peserta yang mengikuti progaram acara homestay juga ditempatkan di rumah adat ini.

Acara Homestay di rumah adat Julang Ngapak, mejadi program unggulan yang disajikan oleh Desa Wisata Kampung Tajur ini. Terdapat 42 rumah adat dari 120 rumah adat yang bisa dijadikan tempat homestay di Kampung Tajur. Pada setiap rumah adat memiliki 2 kamar yang digunakan para pengunjung maupun para peserta homestay. Tiap kamarnya rata-rata berukuran 2×3 meter, didalamnya bisa ditempati untuk 1-2 orang. Para pengunjung bebas untuk memilih mana kamar yang akan ditempati, selama kamar tersebut belum ditempati oleh pengunjung lainnya.

Kearifan Lokal

Saat mengunjungi Desa Wisata Kampung Tajur kita dapat menyaksikan berbagai kearifan lokal yang masih digunkan dan masih terjaga. Salah satu dari kearifan lokal tersebut adalah tradisi Tetunggulan. Tetunggulan merupakan bahasa daerah dari warga masyarakat Kampung Tajur yang berarti suatu kegiatan tradisional menumbuk padi dalam lesung padi sehingga dapat menimbulkan bunyi-bunyian dari alu (alat yang digunakan untuk menumbuk padi). Kegiatan Tetunggulan ini sendiri dilakukan oleh ibu-ibu berusia senja.

Kearifan lokal lainnya yang bisa kita lihat adalah dimana masyarakat  atau warga Kampung Tajur saat memasak, masih menggunakan peralatan yang tradisional, seperti kompor tradisional yang masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakarnya. Walaupun sudah ada bantuan dari pemerintah berupa subsidi gas 3kg, akan tetapi mayoritas masyarakat disini masih menggunakan kayu bakar.

Selain tradisi tradisi yang sudah disebutkan diatas, ada lagi tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Kampung Tajur yaitu tradisi Ngencleng. Tradisi unik ini sampai sekarang juga masih dijaga keberadaannya. Ngencleng ini dimana setiap warga meletakkan sebuah bambu berukuran 10 cm di depan pintu rumah mereka, bambu ini berisi beras. Tradisi Ngelenceng dilakukan masyarakat yang bertujuan jika terjadi musibah seperti gagal panen, atau hasil panennya kurang baik. Agar masyarakat disini tidak mengalami kelaparan. Setelah para warga menaruh beras dibambu tersebut, pada malam harinya petugas keamanan mengambil, mengumpulkan dan menyimpan beras beras warga di balai desa. Dari simpanan beras beras inilah yang nanti akan dipergunakan jikalau gagal panen, kemudian beras nya dibagikan secara merata kepada setiap warga. Atau beras-beras tersebut dijual kembali ke pasar, hasi dari penjualannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kampung seperti memperbaiki jalanan, pembuatan pagar.

Kegiatan Seru Kampung Tajur

Aktivitas seru yang dapat dilakukan selama pengunjung berlibur di desa ini seperti :

  1. Bertani, kegiatan yang dilakukan oleh mayoritas warga desa Kampung Tajur juga bisa dilakukan oleh para pengujung. Kegiatan seperti menanam padi, membajak sawah dengan menggunakan kerbau, dan memanen padi menjadi aktivitas seru atau pengalaman yang tidak bisa anda lakukan jika tinggal didaerah perkotaan.
  2. Bercocok tanam, kegiatan ini dilakukan pada area perkebunan, kegiatan seperti memanen atau memetik buah/sayur, memberi pupuk pada tanaman yang ditanam, menyirami tanaman buah atau sayur dan kegiatan lainnya.
  3. Berternak, ada pula warga disini yang aktivitasnya berternak hewan. Hewan hewan seperti ayam, bebek juga kerbau. Para pengunjung dapat memberi pakan hewan ternak, juga bisa memandikan kerbau yang digunakan sebagai alat pembajak sawah.
  4. Membuat kerajinan tangan dan panganan khas, pengunjung juga bisa melakukan kegiatan lainnya yang dilakukan oleh warga seperti membuat berbagai macam anyaman dari bahan dasar bambu, membuat gula aren dan membuat panganan cemilan, gula kawung, borondong, dodol, ranginang.
  5. Trekking Gunung Burangrang, jika anda ingin suasana yang lebih menantang dan berbeda, pengunjung juga bisa trekking ke Gunung Burangrang, dengan dipandu oleh warga Kampung Tajur. Karena jarak yang ditempuh itu lumayan jauh dianjurkan untuk beristirahat dulu, lalu menempuh sekitar 3-4 jam untuk bisa mencapai puncak Gunung Burangrang. Menempuh perjalanan yang jauh terbayar jika sudah sampai pada puncak gunung, pesona alam Purwakarta yang asri dengan hijaunya pepohonan bisa dilihat dari atas gunung.

Fasilitas di Kampung Tajur

Fasilitas yang tersedia di Kampung Tajur sudah cukup memadai, seperti tempat tinggal untuk menginap (homestay) yang menyatu dengan rumah penduduk, toilet beserta kamar mandi, tempat ibadah/mushola, aula/tempat pertemuan. Jika pengunjung merasa lapar, warga akan memasakan menu masakan tradisional yang ada disana. Untuk penambahan listrik dapat menyewa genset.

Tarif Wisata Kampung Tajur

Biaya yang dikeluarkan jika anda berwisata ketempat ini belum tetap, namun biasanya jika pengunjung mengambil program homestay, biaya yang dikenakan sebesar Rp. 200.000,- sampai dengan Rp. 300.000,- per orang. Biaya ini sudah temasuk biaya penginapan, dan biaya konsumsi selama berada di homestay. Sedangkan untuk kegiatan tambahan lainnya seperti menangkap ikan, pelatihan membuat kerajunan tangan, pengunjung perorang dikenakan biasa sebesar Rp. 50.000,-  sampai Rp. 100.000,- untuk setiap  jenis kegiatan.

Rute Menuju Kampung Tajur

Sangat mudah untuk bisa mencapai tempat wisata Kampung Tajur ini. Jika anda dari Jakarta dapat ditempuh menggunakan akses jalur tol Jakarta – Cikampek kemudian mengarah ke Bandung menggunakan Tol Cipularang. Lalu keluar di pintu Tol Jati Luhur, setelah itu ikuti jalan sekitar 21 km sampai pada pertigaan Sawit Darang dan kemudian belok kiri. Selanjutnya, masih terus mengikuti jalan akan sampai bertemu dengan gapura atau papan penunjuk jalan Madrasah Aliyah. Kira kira 11 km akan bertemu Kelurahan, untuk Bus bus besar hanya bisa berhenti disini dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Untuk sampai Kampung Tajur dibutuhkan 3 km lagi. Akses jalan disini sudah diperbaiki dan bagus untuk dilewati.

Ada alternatif lain bila anda tidak ingin lelah dalam berkendara, Puma Wisata pusat rental ELF di Jakarta ke Kampung Tajur bisa menjadi pilihan, informasinya dapat dilihat pada situs resmi perusahaan www.pumarental.co.id.

Kembali pada topik, pada sisi kanan dan kiri jalan pengunjung sudah disuguhi dengan pemandangan alam yang hijau, kicauan burung burung yang berterbangan, pemandangan ini yang tidak akan biasa kita jumpai saat berada dipusat kota.

Tunggu apalagi mari liburan bersama Puma Wisata ke Desa Wisata Kampung Tajur yang berada di Purwakarta. Tempat wisata ini untuk semua kalangan baik dewasa maupun anak-anak. Disini juga merupakan tempat wisata edukasi yang baik untuk anak-anak. Tidak hanya untuk berlibur tapi juga bisa untuk study tour dari TK sampai Sekolah Menengah Atas. Yuk segera kemasi barangmu untuk berlibur, berwisata maupun study tour ke Kampung Tajur!

Tinggalkan Balasan